Rabu, 07 November 2012

Kimberly: 3. Order dari NASA



Pagi hari menjelang. Ben bangun mandi dan bersiap-siap berangkat ke kantornya. Dengan setelan kemeja berdasi dibalut jas abu-abu nan elegan menandakn dia siap untuk hari yang cerah hari ini. seperti biasanya dia sarapan roti dan selai di pagi hari.
“pak ini laporan permintaan lelang yang masuk.”
“Oh, oke, aku akan memeriksanya.”
Ben lihat satu per satu. Setiap harinya selalu ada permintaan untuk lelang ke kimberly auction. Dan mata ben seakan tidak bisa berkedip ketika ada permintaan untuk melelang kapal antariksa dari NASA.
“wait. What? NASA?”
Ya, krisis ekonomi global membuat NASA harus terpaksa menjual beberapa pesawatnya. Angan ben kembali ke masa lalunya. Di waktu kecil ia ingin sekali menjadi astronot. Dan sekarang ben harus melelang kapal yang akan digunakan oleh astronot untuk memeriksa antariksa. Wow. Adalah suatu kehormatan melakukan ini.
“Cheryl?”
“Yes, Sir.”
“ready for meeting today?”
“Ok sir. I’ll prepare it.”
Hari ini ben akan mengadakan rapat rutin pagi hari untuk menanyakn kesiapan melelang untuk hari ini. dan juga akan membahasa tentang pelelangan pesawat NASA.
“Ok. Good morning all! We’ll discuss about today’s auction and an intresting order from NASA”
Ben mencoba menjelaskan. Pertama-tama ben menanyakan kesiapan untuk lelang hari ini. hari ini akan ada dua lelang. Pertama ada lelang untuk tanah dan bangunan di sebelah slatan dari pusat kota new york. Sedangkan yang kedua adalh lelang untuk mobil dari pabrik mobil terkemuka ferrari. Masing-masing tim yang akan melelang sudah siap untuk lelang hari ini. berkas-berkas dan peminat pun sudah siap. Sepertinya akan berjalan lacar.
“ok. Our second discussion”
Ben mencoba menjelaskan ada permintaan lelang pesawat dari NASA. Dan untuk itulah akan ada tim yang akan datang ke NASA untuk meneliti barang yang akan dilelang tersebut. Ben ikut tim tersebut. Masuk ke NASA adalah impian Ben. Sekalipun dia tidak menjadi astronot ataupun bekerja di sana. Tapi ia akan bekerja sama dengan NASA untuk melelang pesawat antariksa HG-20201 yang dibuat tahun 2006. Ben dan tim nya sudah tidak sabar untuk melihat pesawat tersebut.
Rapat ditutup dan ben kembali ke ruangannya.
Angan ben lagi-lagi kembali ke masa lalunya. Ketika ia begitu bersemangat dan begitu ingin menjadi astronot. Ben seperti tersedot dan terjebak di ruang nostalgia. Ada sedikit kesedihan di hatinya. Tapi bagaimanapun keadaannya ben harus tetap profesional. Ben tidak boleh terbawa egonya. Ben adalah direktur kimberly auction. Dan tugasnya lah untuk menjaga kelangsungan kimberly auction. Tidak kuat rasanya ben untuk handle proyek ini. tapi ben harus profesional. Dia adalah direktur kimberly auction.
“you can do it ben.”
Ben berkata pada dirinya sendiri.
Hari-hari berlalu. Waktunya tiba untuk ben meneliti apa yang ada dalam pesawat itu sebelum ben mengadakan open house untuk para peminat yang ingin melihat barangnya. Pengumuman lelang ini sudah disebar melalui berbagai media massa. Dan juga dari internet. Banyak kalangan yang ingin membeli pesawat antariksa ini, entah untuk koleksi pribadi maupun koleksi museum. Tidak kalah juga negara-negara maju seperti jerman, iran, jepang, juga berminat terhadap pesawat antariksa ini. ben harus memutar otaknya dengan keras untuk kali ini.
Hari pelelangan tiba. Seperti yang telah diduga, peminat lelang pesawat antariksa ini begitu bnyak. Baik dari lokal maupn asing.
“ladies and gentlemen, now lets start the auction!”
“from 10 million dollar. Who will offer the price?”
“20 million dollar”
‘OK. 20 million dollar. Any other offer?”
“30 million”
“30 million!”
“50 million!”
“fifty Million.”
“100 million!”
“ok. A hundred million. Any offer?”
“one, “
“two”
“three”
“sold!”
“100 million dollar bid from Mr. Greening from Germany”
Tepuk tangan meriah bergemuruh di dalm ruangan tempat pelelangan tersebut. Akhirnya terjual. Ben pun merasa senang. Ini merupakan salah satu profesionalitas yang ben miliki. Meskipun itu berhubungan dengan impiannya di masa lalu.
********

Tidak ada komentar: