Senin, 27 Mei 2013

Di Kala Hari

Di kala menambah waktu
Kala detik berganti menit
Menit berubah ke jam
Jam berjalan menuju hari
Hari menggumpal jadi bulan
Bulan menggelinding menebalkan tahun

Tatkala risau terlewati
Sembunyi diri dalam sepi
Clingak clinguk lewati hari
Tau-tau semua orang di belakang

Aku gak pernah sendiri
Selalu ada yang menemani
Bilah pisau memecang bawang
Haluskan bumbu berpadu
Adonan siap bersaji
Cita rasa diri nurani

Waktu melambai berjalan
Citra diri berdandan
Menghujam nafas tiada karang
Menepi diri berderap menengah

Burung- burung kenari,
Kau bangunkan daku hari ini
Tuk usiaku yang baru
Bukan kecil lagi

Gorontalo, 28 Mei 2013
By: MMF

Catatan Khusus di 25

Gak terasa aku udah 25 tahun lamanya hidup di dunia. Banyak suka duka kualami. Ada yang tersimpan dalam. Ada yang begitu mudah terlupakan. Aku hanya ingin melanjutkan untuk menikmati hidup apapun yang terjadi di sekitarku, apapun yang ada di sekitarku. Begitu banyak aku kenal dengan teman-teman yang luar biasa dalam hidup, termasuk teman-teman kantorku sekarang, juga bos-bosku sekarang, yang aku ucapkan terima kasih meskipun aku masih baru disini.
Dua puluh lima. Iya dua puluh lima. Aku gak tau apa artinya itu. Yang jelas mungkin aku harus lebih dewasa. Aku mencoba lebih berwarna dengan warnaku sendiri. Mencoba menikmati apa yang terjadi, detik demi detik, langkah demi langkah.
Dari kecil aku udah diajarkan untuk mandiri. Gak boleh ngrepotin orang lain. Itu yang aku pegang. Selalu ikhlas apapun yang terjadi. Sekalipun sampe sekarang aku masih banyak ngrepotin orang. Masih sering bikin banyak orang khawatir. Ya aku minta maaf lok udah banyak ngrepoti selama ini.
Di usia yang beranjak 25 ini aku ingin merayakan dengan spesial dengan teman-teman di sekitarku. Aku berterima kasih untuk smuanya baik dari teman-teman di masa lalu, teman-teman yang sekarang, maupun teman-teman di masa yang akan datang.
Ini perayaan, hanya sekedar untuk mensyukuri apa yang telah aku capai selama ini. Dan untuk memaknai hidup lebih baik lagi. Ada banyak masa yang terlewati, uda banyak asam garam yang harus ku makan. Aku uda gak perduli menu apapun yang ada di depanku akan kulahap. Seperti kata pujangga angkatan 45 favoritku chairil anwar dalam puisinya aku, dalam dua bait terakhirnya yaitu “ dan aku akan lebih tidak peduli. Aku ingin hidup seribu tahun lagi.” Menyatakan bahwa aku tidak peduli dengan apapun yang akan terjadi dalam hidupku. Aku hanya ingin hidup, hidup, dan melanjutkan hidup.
Makasi buat temen-temen maupun bos-bos di sini yang udah banyak membantu, mengarahkan, dan memberi warna-warna baru dalam hidup. Aku akan terus belajar dan berusaha lebih baik lagi dan lebih baik lagi.

Gorontalo, 28 Mei 2013
               MMF

Minggu, 12 Mei 2013

Laut Sore Serambi

Ini puisi pertamaku di bumi Gorontalo. Aku coba kasi background biar keliatan lebih asik. Cek this out..

Berawal dari kaki


Berawal dari kaki

Semuanya terdaki

Berawal dari mimpi

semuanya terjalin

indah nian hidup

bahagia d surga muara

langkahku maju bertepuk

sayapku mulai mengawang permata


dunia, aku bersiap menyambutmu

ukiran ini kan ku tancap

lekat erat nadi berdiri


lari-lari tiap pagi

merayap menyusur kilauan hari

senja di ufuk berguru padamu


nada dasar mengutai

kilau aru deru derang

lambaian kita mengarak tegak


sobat, teruskan langkahmu

derap gegap mengawang senjata

ingatlah selalu di kilauanmu


Jakarta, 3 April 2013

By: MMF

Berlari



Aku

Berlari-lari

Senyum cercah itu menawan

Melompat lompat

Mendengarkan musik

Berlari menendang

Smash, shoot, smua ku lakukan

Tak peduli dengan sepatu

Aku riang.

Aku senang

Matahari bersinar terang

Langit

Aku mencintaimu hari ini

Ayo berlari bersamaku

Ikuti aku

Kita liat dunia baru

Tidakkah kau ingin tahu?

Hip hip hura

Ayo jalan- jalan

Ayo main

Kita nikamti hari demi hari

Mau shoping?

Mau traveling?

Ayolah kawan

Hujan tak kan turun hari ini

Kendatipun turun, kita bisa berteduh,

Sayanglah hari ini


Jakarta, 3 April 2013 

By: MMF

Indah untuk kita



Kita

Ke depan aku menatap

Berkilas aku terpikir

Kita

Tentang kita

Berawal aku masuk

Melihat senyum satu-satu

Duniaku baru


Kita

Bermain kita

Bercanda kita

Tawa renyah kita


Pikiran kita tukar

Akal kita jalin

Kita senang kita girang


Pastikan kita terbang tinggi di angkasa

Menuju langit biru


Derap langkah kita

Siapa kita

Majulah kita

Irama kita

Hati kita

Semuanya untuk satu


Butiran pasir ini

Ini tentang kita

Adakah kita?


Manakala kita lari

Manakala kita tangkap balon

Kita warnai pelangi

Kita arungi jeramnya kali


Jakarta, 3 April 2013

By:

MMF